Surabaya Utara khususnya kecamatan Semampir warganya sangat heterogen, ada suku Jawa, Madura, Padang, Papua dan lainnya bahkan ada etnis China dan Arab. Tidak heran kalau surabaya dihuni berbagi suku dari penjuru negeri bahkan mancanegara, karena sejak masa kerajaan sampai masa penjajahan Surabaya sudah dikenal sebagai kota perdagangan dan pendidikan. Surabaya juga dikenal dengan sebutan INDAMARDI yaitu Industri, Dagang, Maritim dan Pendidikan.
Dari berbagai suku yang ada maka beragam pula kebudayaan dan agama yang dianut masyarakat nya, dengan keragaman masyarakat maka beragam pula jenis masakan dan makanan, bahkan Surabaya terkenal dengan kulinernya yang lezat dan murah.
keberagaman yang ada tidak lantas membuat masyarakatnya terkotak kotak.
Kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari sudah tidak perlu disangsikan lagi, satu sama lainnya saling menghargai.
Bahkan pernikahan antar suku membuat mereka tidak lagi mengedepankan kesukuannya,mereka merasa saya orang Surabaya.
Karakteristik warga Surabaya yang humanis ditambah gaya bahasa suroboyoan yang mudah dicerna menjadikan pembicaraan cepat akrab.
Selain kuliner dan bahasa suroboyoan, Surabaya juga punya beberapa destinasi wisata yang terkenal bahkan sampai manca negara, sebut saja wisata religi sunan Ampel, setiap hari tidak kurang dari 300 sampai 500 orang yang datang ke makam sunan Ampel.
Belum lagi kalau hari libur atau hari hari besar Islam pengunjungnya bisa empat kali lipat sampai lima kali lipat.
Yang datang ke makam sunan Ampel bukan hanya wisatawan dari Jawa timur sendiri, mulai dari Aceh sampai Papua ada yang datang, bahkan wisatawan asing pun banyak yang datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar